Lihatlah makhluk-makhluk ini. Terlihat dari penampilan, postur, dan gerak wajah mereka betapa inginnya mereka kembali ke rumah.
Gambar – 1

Pintu mana pun akan terbuka dengan pemandangan ini.
Gambar – 2

“Apakah kamu juga mengamati gundukan makanan ini?”
Gambar – 3

“Dan siapa yang sekarang mengizinkanku pulang?”
Gambar – 4

“Setelah lima menit di luar, pintunya sudah tertutup.”
Gambar – 5

“Kalau begitu, kurasa aku akan berada di luar selamanya?”
Gambar – 6

“Halo, tolong izinkan saya masuk.”
Gambar – 7

“Hidup sungguh tidak adil.”
Gambar – 8

“Tunjukkan dirimu padaku melalui kaca; jangan bersembunyi.”
Gambar – 9

“Ayolah, aku anak baik, biarkan aku masuk.”
Gambar – 10

“Aku akan pulang sebentar lagi.”
Gambar – 11

“Kucing, diskriminasi macam apa ini? Kita akan sampaikan ini pada pemiliknya.
Gambar – 12

“Ingat siapa yang kubawa pulang?”
Gambar – 13

“Siapa di sana, tok tok?”
Gambar – 14

Salam, saya seorang penjual produk. Apa kamu mau menonton?
Gambar – 15

Sepertinya kamu bersenang-senang di sana.
Gambar – 16

“Sebelum aku marah, sebaiknya biarkan aku masuk.”
Gambar – 17

“Jadi, apakah kamu makan sendiri?”
Gambar – 18

“Berapa lama lagi kamu akan membiarkanku di luar? Aku kucing peliharaan.”
Gambar – 19

“Baiklah, tolong izinkan aku masuk. Aku sudah selesai berjalan-jalan.”
Gambar – 20

“Kamu salah jika mengabaikanku. Kamu akan menyesalinya.
Gambar – 21

“Kamu ingin kakiku dibekukan?”
Gambar – 22

“Sampai kamu membuka pintunya, aku akan ngiler ke seluruh jendelamu.”
Gambar – 23

“Apakah aku harus tinggal di sini lebih lama lagi?”
Gambar – 24

Anak anjing ini sangat ingin pulang, meskipun itu berarti melepaskan mainan kesayangannya.
Gambar – 25

“Saya bisa melakukan ini sepanjang hari.”
Gambar – 26

“Sampai kamu mengizinkanku masuk, aku akan menatapmu.”
Gambar – 27

“Aku akan melewati jendela jika aku tidak bisa melewati pintu.”
Gambar – 28

“Beri aku lima jika kamu mengizinkanku masuk.”
Gambar – 29

“Dia akan membukanya dengan kuku kakinya jika kamu tidak mau.”
Gambar – 30

“Saya kira saya harus menangani semuanya sendiri.”
Gambar – 31

Kami tidak akan dihentikan oleh jaring.
Gambar – 32

“Bukalah, aku muak duduk di sini.”
Gambar – 33

“Aku akan mengetuk pintunya setelah menghitung sampai tiga.”
Gambar – 34

“Hei, sudah waktunya pulang ke rumah.”
Gambar – 35

“Aku akan membuka pintu ini untuk yang kesepuluh kalinya.”
